10.9.13

Sejenak melepaskan gelas dari tangan ini...

Gambar diambil dari http://womenonthefence.com

Kata-kata tersebut merupakan update status g-talk dari senior saya di tempat kerja. Ternyata memiliki makna yang sangat dalam. Penjelasannya adalah ibarat kita sedang memegang gelas, pada menit pertama mungkin terasa ringan dan biasa saja. Kemudian mari lanjut hingga menit kedua. Seperti apakah rasanya? Menit kelima? Mungkinkah jari-jemari tangan akan mulai tegang dan capai? Menit kesepuluh, kesebelas, atau kelima belas? Akankah rasa capai itu mulai menjalar ke pergelangan tangan dan siku? Tidakkah kita rasakan gelas itu semakin berat?

Padahal..sesungguhnya massa air di dalam gelas itu tidaklah berbeda bukan? Massa air di dalamnya tetaplah sama sedari tangan ini memegangnya pada menit pertama hingga menit-menit selanjutnya. Nah..demikian pula dengan apa yang kita rasakan. Ada kalanya kita harus melepaskannya sejenak. Sejenak untuk beristirahat dan mengumpulkan kekuatan kembali.

Dalam kehidupan ini tentu kita akan menemui hal-hal yang tidak selamanya menyenangkan. Mungkin dengan cara itulah kita akan kuat. Penempaan diri memang tidak mudah. Saat itulah kita butuh rehat. Saat itulah saat yang tepat untuk "sejenak melepaskan gelas dari tangan ini". Karena tubuh ini juga membutuhkan istirahat dan lebih dari itu, kita juga membutuhkan hati dan pikiran yang jernih untuk sukses melakukan yang terbaik.

Bersemangat..!

3.9.13

I believe..

"Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang Diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak Menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri," Q.S. al-Hadiid:23

Sejatinya kita tidak pernah memiliki apa-apa. Mungkin hal ini bisa menjadi pengingat untuk tidak perlu merasa berkecil hati-atas hal-hal yang luput dari kita-meski segala daya dan upaya telah dikerahkan. Bukankah Allah-lah pemilik kerajaan langit dan bumi? Bukankah hanya kepada Allah jua segala urusan dikembalikan? 

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan." Q.S. Ali Imran:109

"Milik-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan." Q.S. al-Hadiid:5

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dia Mengampuni siapa yang Dia Kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." Q.S. Ali Imran:129

"Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." Q.S. Ali Imran:189

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan (pengetahuan) Allah Meliputi segala sesuatu."Q.S. an-Nisaa':126

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan sungguh, Kami telah memerintahkan kepada orang yang diberi kitab suci sebelum kamu dan (juga) kepadamu agar bertakwa kepada Allah. Tetapi jika kamu ingkar maka (ketahuilah), milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Kaya, Maha Terpuji." Q.S. an-Nisaa':131

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemeliharanya." Q.S. an-Nisaa':132

"Dan milik Allah meliputi rahasia langit dan bumi dan kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertakwallah kepada-Nya. Dan Tuhan-mu tidak akan lengah terhadap apa yang kamu kerjakan" Q.S. Yuusuf:123

"Milik  Allah-lah apa yang di langit dan di bumi. Sesuangguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya, Maha Terpuji." Q.S. Luqman :26

Jangan berkecil hati.. tetaplah bersemangat..! Mari lihat sekeliling, bayangkan pohon-pohon, bunga-bunga yang kita lewati sedang menyemangati kita..sinar mentari di sore hari yang hangat menyapa badan kita, menghangatkan hati kita..

Allah sebaik-baik Penyayang dari semua yang penyayang. Do you believe? I believe..


Gambar diambil dari http://soulfealing.com
When you're searching for the light
(Ketika kau mencari cahaya)
And you see no hope in sight
(Dan tak kau lihat ada harapan)
Be  sure and have no doubt
(Yakinlah dan jangan ragu)
He's always close to you
(Dia selalu dekat denganmu)


He's the one who knows you best
(Hanya Dia yang paling mengerti dirimu)
He knows what's in your heart
(Dia Tahu isi hatimu)
You'll find to be at last
(Kan kau temukan kedamaian)
If you just have faith in Him
(Jika kau percaya pada-Nya)
------
If you  lose your way
(Jika kau hilang arah)
Believe in a better day
(Yakinlah pada hari yang lebih baik)
Trials will come
(Suka duka kan datang)
But surely they will fade away
(Namun pasti semua itu kan hilang)
If you just believe
(Jika kau yakin)
What is plain to see
(Yang begitu jelas terlihat)
Just open your heart
(Bukalah hatimu)
And let His love flow through
(Dan biarkan cinta-Nya mengalir)


I believe I believe, I believe I believe
(Aku yakin, aku yakin, aku yakin, aku yakin)
And now I feel my heart is at peace
(Dan kini kurasakan kedamaian dalam hatiku)


(I believe_Irfan Makki dan Maher Zain)

30.8.13

Awan..

Gambar diambil dari http://p0rg.deviantart.com
Awan membuatnya semarak...
Semarak warna-warni di langit
Bersama awan, langit tak merasa sendiri..
Ada goresan warna menemani..

Meski ada kalanya awan menjadi mendung
Langit tetaplah tak kehilangan
Bersama dengan mendung itulah
langit merasa terselimuti..



26.8.13

Ibu Doakanlah


Ibu Dokanlah
Munsyid: Seismic
Created by Abu Naufal

Ibu doakanlah ku akan melangkah
Menyusuri waktu menjemput citaku
Ibu lepaskanlah ku ke laut biru
Akan kuarungi akan kusebrangi

Ibu doakanlah ku sedang melangkah
Menjalani hari menjemput harapku
Ibu lepaskanlah ku dengan maafmu
Tentramkan hatiku menempuh hidupku

Doamu oh Ibu.. selalu kunanti
Tulus dan suci dari relung hati
Doamu oh Ibu selalu kunanti
Mohonkanlah Allah Rabbi besertaku selalu
Besertaku selalu
------------------------------------------------------------------------------------
Nasyid ini termasuk salah satu nasyid favorit saya, bercerita tentang seorang anak yang meninggalkan kampung halaman demi menempuh perjalanan mencapai cita-cita. Pada saat itu, ketika kita akan pergi, hal terberat adalah berpamitan pada ibu. Seakan-akan kita akan kehilangan sosok bidadari yang selalu lembut menyapa kita, memberikan senyumnya, menemani hari-hari kita, pun di saat-saat bahkan paling krusial bagi kita. Di pelukannyalah segala keluh kesah kita disampaikan dan segala gundah gulana diutarakan. Bahkan dari sosok itulah kita menemukan kembali energi baru yang luar biasa.

Kita ingin membahagiakannya, kita ingin membuatnya selalu tersenyum, kita ingin membuatnya bangga memiliki kita sebagai puteranya. Tak heran pabila dari sosok itulah kita betul-betul menginginkan doa-doanya menemani setiap detik perjalanan kita. Mendoakan kita agar Allah selalu bersama kita. Bukankah doa ibu itu mustajab?

Gambar diambil dari http://pantip.com

With them....

Ada fenomena menarik menurut saya ketika berkumpul dengan teman-teman. Ada hal-hal yang entah kenapa saya bisa lupa kalau badan saya sedang dalam kondisi kurang vit. Kebersamaan selalu mengubah kepenatan menjadi keriangan karena di sana kita memiliki tempat untuk berbagi. Pun di sana pulalah kita bisa berbahagia memandangi wajah saudara kita. Rasa penat, capek, dan sakit jadi sirna begitu melihat wajah-wajah mereka.

Mungkin seperti seorang penyanyi atau MC yang meski sempat suara nya serak tapi bisa fit ketika di panggung, seolah-olah seperti tidak merasakan sakit. Mungkin demikian pula yang saya rasakan. Ketika saya berkumpul bersama mereka, saya menjadi bersemangat seperti mendapatkan energi baru. Badan pun sehat dan vit.

Sungguh..saya sangat bersyukur bisa mengenal kalian..

Gambar diambil dari http://husnamafaza.wordpress.com

19.8.13

Are you sick, sister?



Are you sick, sister?


Gambar diambil dari http://www.scrapsforever.com
Semuanya tentu sepakat, sakit itu tidak menyenangkan. Badan tidak bisa dengan mudah dibawa ke mana saja, seakan-akan gerak tubuh tubuh kita menjadi terbatas. Sakit..mungkin inilah saat yang tepat untuk menginstrospeksi diri. 


Bahwa mungkin kita telah dholim terhadap tubuh kita. Kita masih belum sepenuhnya memberikan hak-haknya. 

Bahwa mungkin selama ini kita masih kurang bersyukur. Kita terbiasa dengan semua kenikmatan sehat dari Allah.. hingga kita pun lalai, bahwa semestinya kita harus mampu bersyukur..atas telinga yang bisa mendengar, atas mata yang bisa melihat, atas kaki yang bisa diayunkan, atas tangan yang bisa digerakkan, atas lidah yang sanggup mengecap aneka rasa, dan atas seluruh nikmat Allah yang lain.

Bahwa mungkin kita masih kurang dekat dalam menyapa Tuhan. Tuhan ingin kita dekat dengan-Nya, ingin mendengar doa-doa kita lebih banyak karena bisa jadi saat sakit itulah doa kita akan lebih sering dan khusyu'. Selain itu, dalam sakit itulah...barangkali Allah hendak menghapus dosa-dosa kita. Allah hendak mengabulkan doa-doa kita lewat mustajabnya doa orang yang sakit. Allah-lah sebaik-baik Penyayang dari semua yang penyayang.. 

Get well soon, sister... Ganbatte ne..! :)

15.8.13

Shine Bright Like a Diamond

Sinopsis materi kajian seputar parenting
Jumat 17 Mei 2013
Oleh Ibunda Rani Razak Noe'man

Pada awal materi, Bunda Rani memulai percakapan dengan melontarkan pertanyaan yang sangat super menurut saya.

Siapakah yang bisa selamatkan bangsa ini? Jawabannya adalah perempuan Indonesia. Perempuan Indonesia HEBAT.

Q.S. An-Nisa':9
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar."

Persiapan menuju Ramadan 1443H-Menyapih

Ramadan 1443 H tinggal menghitung hari. Kira-kira akan dimulai pada 2 April nanti. Setiap orang tentu memiliki persiapan masing-masing. Ada ...