10.10.13

Qurban

Sinopsis materi kajian
Rabu, 9 Oktober 2013
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf

Qurban secara bahasa artinya mendekatkan diri, sedangkan menurut istilah adalah menyembelih hewan qurban untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengenai waktunya, pada hari awal lebih bagus, afdholnya di hari pertama. Oleh karena itu, Sholat Iednya disegerakan agar segera bisa menyembelih.

Keutamaan Qurban
Hadist yang menjelaskan keutamaan qurban adalah dhaif dari segi sanadnya, tetapi bukan dari segi amalannya.
  • qurban merupakan amalan termulia,
  • qurban sebagai tanda syukur dan juga pembuka rizki ke depannya
  • penghapus dosa
  • setiap bulu dari hewan qurban merupakan satu kebaikan >> intinya cukup banyak kebaikan.
Penyebutan pahala berqurban tidak ada di dalam H.R. Bukhari. Dengan demikian, hadist yang menjelaskan keutamaan berqurban lebih kepada memberikan semangat untuk berqurban.

Hukum Berqurban
  • Imam Abu Hanifah >> wajib
Mengambil dari H.R. Ibnu Majah: "Siapa yang memiliki keleluasaan rizki dan tidak mau berqurban maka janganlah mendekati tempat-tempat sholat kami."
  • Jumhur ulama >> sunnah, tidak sampai derajat wajib
Ada 3 perkara yang fardhu namun bagi kalian sunnah yaitu, sholat witir, berqurban, sholat dhuha. Hadis ini lebih kuat daripada hadis Ibnu Majah.

Pendapat Imam Ahmad bin Hambal hukumnya sunah muakkad bagi yang punya rizki lebih.

Jenis Qurban (2)
Qurban Nazar
  • bernazar mau berqurban
  • daging hewan qurban tidak boleh dimakan baik oleh pemiliknya maupun oleh keluarganya.
Qurban Biasa/Sunnah
bagi yang berqurban disunnahkan untuk mencicipi, maksimal 1/3nya kalau kambing, sementara kalau sapi dibagi 7 dulu baru dibagi tiga (1/3).


9.10.13

Jus

Alhamdulillah hari ini luar biasa, dan sejatinya memang setiap hari itu pada dasarnya luar biasa ya! Keinget, semisal kita sakit, pasti yang dipengen itu sehat kan? Jadi, ketika badan sehat, kaki bisa digerakkan dengan mudah, serta nikmat Allah yang lain, sungguh memang Allah itu baik banget kepada hamba-Nya. Pun begitu pula ketika Allah mengantarkan langkah kaki kecil ini menapaki temapat bekerja dengan selamat menggunakan kendaraan umum yang tidak diturunkan di tengah jalan, ditambah lagi dengan jalanan pagi ini yang tidak begitu macet. Alhamdulillah..

Pagi tadi sempat pengen jus buah, tapi tidak jadi beli, hehe. Bukannya ngirit, buah kan baik bagi kesehatan, hanya saja pengennya itu kok ya muncul setelah meninggalkan kantin. Walhasil ga jadi beli karena males balik lagi, whihi. Tanpa dinyana-nyana, siangnya saya malah dapat jus. Wow! Alhamdulillah..

Doa itu sungguh amazing ya! Jawaban Allah atas doa kan ada tiga:
  1. Langsung dikabulkan.
  2. Ditunda oleh Allah.
  3. Diganti oleh Allah dengan yang lebih baik.
Kita tidak pernah tahu kapan doa kita akan dikabulkan, atau jawaban seperti apa yang akan Allah kasih ke kita, tetapi yang pasti, Allah itu tidak pernah menyia-nyiakan doa hamba-Nya. Bayangkan saja kalau ternyata langsung dikabulkan oleh Allah Swt! Semoga ke depan, Allah mudahkan selalu untuk menjadi hamba yang senantiasa bersyukur kepada-Nya, karena kasih sayang Allah kepada hamba-Nya sungguh besar. Semua yang terjadi kepada hamba-Nya adalah yang terbaik.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya, sempurnalah kebaikan-kebaikan..

8.10.13

Adorable part1

Gambar diambil dari http://www.hdwallpaperstop.com/
"leave nothing but footprints, take nothing but photos, kill nothing but time, and keep nothing but memories!"

Demikian kata seorang kawan saya-mengutip ungkapan dari seseorang-di dalam perjalanan sewaktu mendaki Gunung Papandayan. Gunung Papandayan, mungkin saya sedang berjodoh dengan gunung ini, eh berjodoh?!hehe. Gunung ini adalah gunung yang tidak akan pernah saya lupakan selama hidup saya (baca: gunung ini adalah gunung yang pertama kali saya daki), dan saya bersyukur sekali saya berhasil mencapai puncaknya.

7.10.13

Seberapa Besar Cinta Kita kepada Dzat Pemilik Segala Cinta?

Hari Raya Idul Adha sebentar lagi tiba. Teringat kisah perjuangan Bunda Hajar mencari air demi sang buah hati Ismail, berlari-lari antara Bukit Shofa dan Marwah. Tidak gentar meski ditinggal sang suami dan hanya berdua di gurun pasir bersama Nabi Ismail. Bahkan dengan segala keikhlasannya serta kebesaran jiwanya dalam menerima kondisi tersebut setelah mengetahui bahwa perintah itu adalah dari Allah Swt.

Tak beda pula dengan kisah kebesaran hati Nabi Ibrahim dalam menerima perintah Allah Swt untuk menyembelih putra yang disayanginya, putera yang telah ia tunggu selama 86 tahun. Betapa cinta beliau kepada Allah melebihi cinta kepada puteranya sendiri. Pun demikian halnya dengan Nabi Ismail a.s., cintanya kepada Allah Swt melebihi cintanya kepada dirinya sendiri sehingga tak ada keraguan sedikitpun tatkala perintah Allah Swt itu sampai kepadanya.

Satu hal yang menjadi titik berat adalah:

"Sudahkah cinta kita kepada Allah Swt melebihi cinta kita kepada selain-Nya?"

4.10.13

C.o.r.e.t.-.c.o.r.e.t..


Aku gemar mencoret-coret. Kucoret dan kugoreskan di kertas, warna apa saja yang menurutku bagus. Aku kerap mencoret-coretnya hingga tak kusadari bahwa kertas itu sudah terlampau penuh dengan gambar-gambar hasil coretanku.

Aku masih ingin mencoret-coret lagi. Tetapi tak kusadari bahwa mungkin aku harus mencari kertas yang lain. Aku hanya terlalu nyaman mencoretnya di kertas itu. Saking nyamannya hingga ku tak mau beranjak dari kertas itu.

Tak kusadari bahwa coretanku adalah tinta yang tak bisa di hapus. Aku tidak bisa menghapusnya dari kertas itu. Padahal aku tak pernah bermaksud begitu, mungkinkah aku hanya kelebihan energi saja hingga tak jelas coretan-coretan apa saja yang sudah kubuat? Kalau aku tidak mencoret di kertas itu lantas ke kertas manakah aku harus mencoretnya?


3.10.13

Langit..

Suatu kali aku tiba-tiba berhenti dan kutengadahkan kepalaku ke atas. Wow, betapa indahnya langit. Meskipun langit di manapun tetap sama, tetapi saya tetaplah penyuka langit, tiada jemu memandang langit, langit yang tinggi, lembut, dan tanpa retak juga tanpa tiang untuk menyangganya! Sungguh tentu hanya Sang Maha Sempurna-lah yang mampu menciptakannya.


"Allah yang Meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia Bersemayam di atas Arasy...." Q.S. ar-Ra'd (13) :2

"Dia Menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya, dan Dia Meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu; dan Memperkembangbiakkan segala macam jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi. Dan Kami Turunkan air hujan dari langit, lalu Kami Tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik." Q.S. Luqman (31) : 10

"Maka tidakkah mereka memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana cara Kami Membangunnya dan Menghiasinya, dan tdak terdapat retak-retak sedikit pun?" Q.S. Qaaf (50) :6

2.10.13

Bagaimana Memberikan Pendidikan

Sinopsis materi kajian
Rabu, 25 September dan 2 Oktober 2013
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf


Lanjutan Kajian hari Rabu terkait Bagaimana Memberikan Pendidikan
  • Orang tua harus selalu berikan contoh yang baik kepada anaknya karena apa yang dilihat dari orang tua itulah yang paling melekat dalam benak mereka dan apa yang akan diikutinya. Sebagaimana kalau pengen anak berani, maka orang tua juga harus berani. 
Balasan itu sesuai dengan amal perbuatan. Baik di dunia maupun akhirat. Jangan sampai kita menjadi sebab keburukan dari orang-orang di belakang kita. Sebaliknya, kita justru menjadi sebab kebaikan dari orang-orang di belakang kita.
Q.S. ar-Rahmaan: 60
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."

Persiapan menuju Ramadan 1443H-Menyapih

Ramadan 1443 H tinggal menghitung hari. Kira-kira akan dimulai pada 2 April nanti. Setiap orang tentu memiliki persiapan masing-masing. Ada ...