31.10.13

Lanjutan Materi Adab kepada Rasulullah

Sinopsis materi kajian
Selasa, 29 Oktober 2013
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf

Hampir saja orang yang baik hancur, yaitu Abu Bakar dan Umar r.a., mereka berdua meninggikan suaranya di hadapan Nabi Muhammad Saw ketika datang kafilah Bani Tamim, salah seorang di antara mereka berdua mengisyaratkan kepada Agra’ bin Habis saudara Bani Mujasi dan lainnya mengisyaratkan kepada seseorang yang namanya Nafi’ (aku tidak menghafal namanya), berkata Abu Bakar kepada umar. Kamu tidak menginginkan kecuali hanya ingin berdua denganku! Umar r.a. tidak bermaksud menentangmu. Mereka berdua meninggikan suaranya. Maka turunlah firman Allah Swt (Wahai orang yang beriman, janganlah kalian meninggikan suaramu…) H.R. Bukhari dan Muslim

Terhadap Nabi, kita dilarang mengeraskan suara di atas suara Nabi dan jangan mendhahirkan seperti dengan yang lainnya. Dengan demikian, kita tidak boleh berteriak maupun bersuara keras, tetapi suaranya dipelankan karena tidak sukanya Rasul menyebabkan gugurnya amal.


29.10.13

Tokyo Girl (Tokyo Shojou)

"It becomes meaningless when we get to know the future. We are motivated to make efforts because the future is unknown...One will achieve his dream with great efforts, this is what I think...I will keep on, no matter what happens in the future."(Miyata Tokijirou)

Gambar diambil dari http://asianwiki.com/File:Tokyogirl04.jpg
Film Jepang yang berjudul Tokyo Girl ini sukses membuat saya terharu. Film ini dibintangi oleh Kazuma Sano (sebagai Miyata Tokijirou) dan Kaho (sebagai Miho). Kedua tokoh tersebut berasal dari masa yang berbeda selisih sekitar 1 abad. Yang membuat keduanya terhubung adalah telepon seluler milik Miho yang terjatuh saat ada gempa. Saat itu Miho sedang berada di sebuah restoran. Ibunya hendak mengenalkannya kepada kekasihnya (ayah Miho sudah lama tiada). Miho masih belum bisa menerima hal itu sehingga ia pun memutuskan pulang. Saat menuruni tangga, tiba-tiba gempa pun terjadi. Telepon seluler Miho terjatuh di antara lubang-lubang tangga. Anehnya, telepon seluler Miho itu bukannya jatuh ke bawah lantai dasar tetapi jatuh melewati semacam "lubang waktu" menuju ke masa lalu, masa di mana Miyata hidup. Melalui telepon itulah keduanya saling berkomunikasi. Namun, komunikasi tersebut hanya bisa digunakan saat malam hari dan terkadang terputus apabila bulan tertutup awan.

28.10.13

Behold

Suatu kali aku sedang melihatnya, asyik dengan dunianya, asyik dengan segala cita-citanya, asyik dengan segala impian-impiannya. 
Ku biarkan saja dia. 
Berlalu. 

Suatu kali aku melihatnya kembali, sedang berkawan dengan gembala-gembalanya, di tanah lapang. Lalu istirahat, tetiduran menatap ke atas, ke langit. 
Tersenyum.

Suatu kali aku melihatnya lagi, teronggok seorang diri. 
Membisu. 
Membatu. 
Aku berlalu.  

Gambar diambil dari http://www.darul-ilmi.com/wp-content/uploads/2012/05/

23.10.13

Adab kepada Rasulullah

Sinopsis materi kajian
Selasa, 22 Oktober 2013
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf

Allah swt mengajarkan kepada hamba-hamba-Nya untuk berlaku dengan penuh adab saat berhubungan dengan Rasulullah.
  • Jangan Mendahului Allah dan Rasul Saw dan Segalanya dalam Segala Hal
Maksud dari jangan mendahului Allah dan Rasul dalam segala hal:
  • Dalam segala hal
maksudnya:

janganlah kalian tergesa-gesa dalam segala hal di hadapannya, sebelum Rasulullah melakukannya, tapi jadilah kalian orang yang mengikuti Rasul Saw dalam segala hal.

  • Dalam hukum
Muadz bin Jabal r.a. ketika ditanya Nabi Muhammad Saw mengutusnya ke negeri Yaman:

Dengan apa kamu berhukum? Beliau r.a. berkata:dengan kitab Allah Swt. Berkata saw: Jika tidak kamu temukan? Berkata r.a. : Dengan sunnah rasul Saw. Berkata Saw : Bila tidak kamu temukan? Berkata r.a. : Aku berijtihad dengan pikiranku. Maka Rasul menepuk dadanya r.a. seraya berkata: Segala puji bagi Allah Swt yang telah mensetujui utusan Rasul Saw. (H.R. Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, dan Ibnu Majah).


Berbakti pada Orangtua

Sinopsis materi kajian
Rabu, 23 Oktober 2013
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf


Kabar Gembira:
  • keistimewaan berbakti >> Ridho Allah;
Seorang anak yang berbakti pada orangtua akan mendapatkan ridho Allah.
  • mendapatkan pahal seperti jihad;
Abdullah bin Amr: ada seseorang yang mendatangi Rasul Saw agar diberi izin untuk berjihad bersamanya:

"Sesungguhnya aku hendak berjihad di jalan Allah." Rasul Saw bertanya, "Apakah masih hidup kedua orang tuamu?" Orang itu menjawab: "Iya." Rasul Saw bersabda,"Kepada mereka berdua maka jihadlah." (HR.R. Bukhari dan Muslim)

Bisa kita simpulkan bahwa jihad dikalahkan dengan bakti kepada orangtua. Harta yang dikeluarkan untuk orang tua lebih afdhol daripada jihad fii sabilillah.
  • jalan mudah menuju surga;

Adorable part5

Usai menikmati tegal alun dengan padang edelweisnya yang sungguh mengagumkan, Sabtu sore-28 September 2013-itu juga, kami bertekad summit. Kabut yang sempat menyelimuti padang edelweis telah menghilang. Pandangan pun lebih jelas. Dipandu Dhani, kami pun meninggalkan tegal alun menuju puncak.

Tidak begitu jauh dari tegal alun, kami bertemu dengan para pendaki lain yang telah mendirikan tenda. Kalau dibandingkan dengan jumlah tenda di Pondok Saladah, jelas tenda yang sedang kami lewati ini sungguh kalah jauh jumlahnya, bahkan menjadi satu-satunya tenda yang berdiri. Rasa solidaritas yang tinggi di antara sesama pendaki memang sangat tinggi. Mereka pun menyapa kami. Oiya, tidak jauh dari tenda mereka, kami sempat menghentikan perjalanan untuk sementara, sekedar untuk mengabadikan kolam dengan air yang jernih. Kolam tersebut tidak begitu luas, hanya saja saking jernihnya air, kita bisa melihat tumbuhan di kedalaman air tersebut. Indah! Sayangnya, air di sana tidak mengalir, padahal, bukankah air yang sehat itu air yang mengalir ya!



21.10.13

Sandal Gunung

Sandal gunung adalah sandal ternyaman di dunia..(versi saya tentunya! hehe). Saya sangat menyukainya. So much, I love it. :D Saking nyamannya, sandal ini menjadi sandal yang paling sering saya pakai buat ke mana-mana, seperti keluar buat jalan-jalan atau bahkan semisal cuma sekedar ke warung. Kalaupun pergi jauh, kaki tidak akan merasa capai ataupun lelah.

Sandal gunung adalah sandal yang kuat dan tahan banting di segala cuaca, tidak rusak meski terkena air, pun tidak masalah meski terkapar sinar matahari. Yang tidak kalah pentingnya adalah sesuai dengan namanya, bisa dipake buat naik gunung, he.

parade sandal gunung,
diambil dari kamera hp Ukh Pebsi, Lenovo, pas naik gunung.
Pelajaran yang dapat diambil dari sebuah sandal gunung, yaitu:

  • Kuat
Allah lebih Menyukai mukmin yang kuat dibandingkan dengan mukmin yang lemah. Kuat akan membuat kita bertahan menghadapi tempaan kehidupan.

  • Nyaman
Setiap orang membutuhkan kenyamanan. Semoga keberadaan kita memberikan kemanfaatan dan kenyamanan bagi sekeliling kita. Jangan sampai ketika kita pergi, orang-orang merasa nyaman dengan kepergian kita.
ketika engkau pergi,
ingatlah aku selalu bersamamu,
menemani setiap perjalananmu,
menemani setiap jejak langkah kehidupanmu.


Persiapan menuju Ramadan 1443H-Menyapih

Ramadan 1443 H tinggal menghitung hari. Kira-kira akan dimulai pada 2 April nanti. Setiap orang tentu memiliki persiapan masing-masing. Ada ...