27.5.15

Kajian Selasa, 28 April 2015

oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf

Q.S. al-Furqan : 68-69

"dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang Diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,

(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina." 

Sebab turunnya ayat:
Dari kaum musyrikin (yang hendak masuk Islam), mereka dulu zina dan beberapa kali membunuh orang. Akhirnya mereka datang kepada Rasul dengan rasa ragu dan takut bahwa keimanan bagi mereka tidak berguna. meskipun sudah masuk Islam, tidak diterima keimanannya maka mereka pun meminta fatwa apakah bermanfaat Islam kami.

Maka Allah menerima tobat mereka (diampuni dosa-dosa mereka sebelum masuk Islam) sebagai kabar gembira bagi mereka.

30.4.15

6w

Setiap kali bertemu atau sekadar berpapasan dengan ibu-ibu muda dengan raut muka semakin menawan di wajahnya (saya menyebutnya begitu karena pesona mereka yang memancarkan aura berbeda), rasanya takjub luar biasa. Mereka cantik. Mungkin ini adalah hasil dari segala perjuangan mereka...

Wanita-wanita hamil adalah sosok luar biasa...

28.4.15

Tabzir

Kajian Selasa, 21 April 2015
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf

Tabzir hukumnya haram. Tabzir secara bahasa bersal dari kata badzara yang artinya melempar benih dan membuangnya, kiasan untuk setiap yang membuang-buang hartanya.

Secara istilah:
Imam SyafiĆ­ : Tabzir itu menafkahkan harta pada bukan tempat atau haknya.

Berkata Imam Malik rhm.
Tabzir itu perbuatan haram sebagaimana difirmankan Allah Q.S. al-Isra': 27
"Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya."
  • Tabzir adalah sifat orang di luar Islam.
Apabila makan jangan sampai tidak dihabiskan karena seperti menyisakan makan buat saudaranya (syaitan). Kalau tidak habis makannya, amannya dikasih ke hewan. Itu aman malah menjadi bersedekah ke hewan.

Hamba Allah
  • Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
  • Menampakkan nikmat Allah pada dirinya > dengan berpenampilan bagus (tidak lusuh, necis) karena memang bertujuan untuk menampakkan nikmat.
Siapa yang mensedekahkan hartanya satu dirham dalam hal yang haram > tabzir. Sebagai contoh, memberi uang sedirham ke orang lain buat beli miras, atau semisal demo dukung pernikahan sejenis meski hanya dengan memberi air mineral (misal dilihat yang demo kehausan).

18.4.15

Cherry Blossom 4

Tentang titipan:

Saat kita dititipi, barang tentu kita dipercayai memiliki kemampuan oleh yang menitipi. Kemampuan menjaga yang dititipi.

Sudahkah kemampuan itu mumpuni? Duh..

Pada awal-awal ada sesuatu yang sedang akan tumbuh di dalam diri ini, yang saya alami adalah nafsu makan yang cenderung meningkat.  Makanan pun dimakan dengan cukup lahap mungkin saking seringnya merasa lapar. Seiring berjalannya waktu, mulai ada hal-hal yang berbeda. Sering merasa kedinginan, sensitivitas terhadap aroma, makan mulai mood2-an hingga selera menyantap makanan berkurang, dan pusing di beberapa waktu. Saat selera makan berkurang inilah berat rasanya memenuhi komposisi makanan dengan nutrisi yang seimbang.

Setiap ibu adalah mulia, sosok luar biasa!
Ibu, ibu, ibu baru kemudian ayah. Perjuangan seorang ibu memang sungguh luar biasa. Mau tak mau jadi keingat ibu, bagaimana ibu dulu ambruk dan harus dirawat di puskesmas sampai diinfus. Ibu, so miss you.

Selamat datang..
Perjalanan telah dimulai. Selamat datang masa-masa di mana perut berlarian ingin dibawa ke luar karena mengetuk-ketuk adanya asupan. Mari menjaga titipan. Yeah! ^_^

Gambar diambil dari : http://www.natabanu.com/forum/index.php/topic/4-adini-feriha-koydum/page-3230




27.3.15

Sifat-sifat Orang Mukmin

Kajian Selasa, 24 Maret 2015
oleh Ustadz Abdurrahman Assegaf
Sifat-sifat orang mukmin tercantum dalam Q.S. Furqon ayat 63 sampai dengan terakhir.

    • Rendah hati dan tidak sombong
Hauna, yaitu, apabila disapa dengan orang jahil maka mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan (ayat 63).

Sementara itu, apabila orang munafik maka ia sifatnya mencaci orang.
  • Kalau berjalan di muka bumi dengan tenang, penuh rendah hati tapi jalannya bukan seperti orang sakit, atau lemah. Dulu, Rasulullah kalau berjalan seperti turun dari tempat yang tinggi seakan-akan bumi itu berlipat untuk Rasulullah (jalannya tegak.)
  • Maksud hauna > dilihat dari hatinya, dengan kerendahan hati.
  • Orang Islam kalau berjalan itu sunnahnya tegak dan berjalan tidak terlalu lambat, cepat seperti turun dari ketinggian.
Bahaya Sombong
  • Sulit masuk surga >> H.R. Muslim
Abdullah bin Mas'ud, Rasul Saw bersabda:
Tidak masuk surga sapa yang di dalam hatinya sebesar dzarrah dari sifat kesombongan, seseorang berkata, Sungguh seseorang suka mengenakan baju yang bagus dan sandal yang bagus. Rasul bersabda, Allah suka pada yang bagus, yang dimaksud sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang."

Dengan demikian, kalau ada rezeki bagus >> gak papa beli baju yang bagus, jadi bukan terus penampilannya kumuh. Orang kalau liat Rasulullah itu keren, walau baju gak mewah >> Allah itu indah dan menyukai keindahan.

Sombong tidak hanya bisa terjadi pada orang kaya. Orang tampan bisa sombong. Ulama juga bisa sombong. Semua memiliki potensi sombong. Orang bodoh bisa juga sombong, miskin juga bisa >> hauna (tidak ada kesombongan).

23.2.15

3 ke 5

Gambar diambil dari : https://www.pinterest.com/explore/flower-shoes/

Tergopoh-gopoh menyusuri jalanan
3 ke 5

Terseok-seok menapaki langkah
3 ke 5

Masih tak biasa
kadang oleng dibuatnya
mencari keseimbangan
mencoba lebih berhati-hati

belajar menyejajarkan
menyeleraskan
menumpu kekuatan

"Manajemen Keluarga Ibu Bekerja"

Resensi Materi Kajian Muslimah Lapangan Banteng
pada Jumat, 20 Februari 2015 di Gedung Djuanda I Lantai XVIII
oleh Ustadzah Sri Vira Chandra SS, MA

dengan tema : "Manajemen Keluarga Ibu Bekerja"

Pada awal materi, Ibu Vira menyampaikan tiga tujuan membentuk keluarga (pernikahan) yaitu
  • jangka pendek,
  • jangka menengah, dan
  • jangka panjang.
Untuk jangka pendek, tujuan menikah adalah : menjaga kesucian, menjaga dari zina.. Nah, kalau tujuannya hanya sebatas pada tujuan jangka pendek ini saja, maka bisa lho seseorang nikah sama sapa aja.

Ternyata, di dlam Islam, ada juga tujuan jangka menengah >> yaitu melahirkan keturunan yang sholih dan sholihah, maka seorang suami akan berpikir lebih panjang lagi, yaitu mencari pasanagn yang sholih dan sholihah.

Umar bin Khattab:
Seorang ayah telah bertanggung jawab semnjak sebelum anak lahir, yaitu memilihkan ibu yang baik buat anak.

Di dalam Q.S. ath Thuur (52) : 21

"Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami Pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak Mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.

Dengan demikian, tujuan pernikahan jangka panjang adalah bersama dengan keluarga di surga-Nya Allah..

PERAN WANITA DAN TUGAS UTAMA WANITA

Persiapan menuju Ramadan 1443H-Menyapih

Ramadan 1443 H tinggal menghitung hari. Kira-kira akan dimulai pada 2 April nanti. Setiap orang tentu memiliki persiapan masing-masing. Ada ...