12.5.18

Bagaimana Kita Mencintai Allah?

Maaf ya Nak, judulnya terlalu berat. Umi juga masih tahap belajar ini, Nak.

Anakku, siapa yang paling mencintai kalian?
Umi dan abi kah?
Eum.. umi dan abi mencintai kalian Nak..tapi ada yang lebih mencintai kalian bahkan dibandingkan dengan diri kalian sendiri..

Siapa kah itu?
Dialah Allah, Nak
Yang Menciptakan kita..
Umi, abi, dan juga kalian anak-anakku

Allah adalah sebaik-baik Penyayang dari semua yang penyayang..
Demikian Allah menjelaskan langsung.

Eum... sejak masih di dalam perut umi,
Allah tak pernah lupa lho Nak mencukupi kebutuhan kalian
Apa-apa yang menjamin kehidupan kalian
Makanan, minuman
Lalu setelah lahir..Allah karuniakan Asi
Lengkap dengan gizi dan sistem imun terbaik
Tubuh dengan segala kesempurnaan penciptaannya
Kita bisa bernapas, mendengar, melihat, bergerak

Allah karuniakan hujan
Lalu tanaman tumbuh dan buah pun bermunculan
Juga hewan-hewsn bisa hidup

Allah sayang kita, Nak

for you

Anak-anakku

Umi tidak tahu seperti apa zaman kalian nanti
Namun, seperti apa pun zaman kalian nanti,
umi berharap kalian tidak pernah jauh dari Allah
Jangan pernah meninggalkan Allah dan agama, Nak
Itulah kunci dari kehidupan ini

Bersemangatlah dalam menuntut ilmu, Nak
Dengan ilmu, dunia menjadi terang benderang
Kau tahu, Nak, Allah meninggikan derajat orang-orang berilmu
Semoga Allah karuniakan ilmu bermanfaat bagi kalian, Nak
dan Allah memberkahi hidup kalian

Umi kasih tau, Nak
Ilmu dapat diraih dengan hati yang bersih
Maka jaga senantiasa hatimu
Jikalau ada kata-kata yang menyakitimu
Maka biarkan ia melewatimu
Agar hatimu tak lelah
Demikian kata sahabat Ali bin Abi Thalib, Nak

Nak...
I love you,
Maafkan umi dalam mengasuh kalian yang masih banyak khilaf..
dan minimnya stok sabar
I love you, darling.

_Tangerang Selatan, saat anak-anak tertidur pulas-
Dini hari, pukul 02.05




3.4.18

Mengubah Mood

Saya masih ingat zaman dulu ketika belum berkeluarga, saat masih jadi anak kosan, he, saya menulis apa saja yang akan dilakukan esok hari mula pagi sampai malam. Ndilalahnya, pagi itu listrik padam. Akibatnya beberapa agenda yang saya susun seperti efek domino, secara sambung menyambung, gagal terealisasi. Contohnya, mandi pagi (kosan saya tidak memiliki bak mandi-jadi saat mati listrik air jumlahnya terbatas di ember, sementara penghuni kosan banyak), mencuci baju, menyetrika, memasak nasi (pakak magic com).

Lalu... Karena belum mandi, akibatnya ga jadi beraktivitas ke luar. Mhihihi. Sebagai anak kos..saya merasa betul-betul tergantung listrik. Wkwkwk.


Sebetulnya, hal ini bisa diantisipasi dengan cara mandi lebih pagi sebelum jam 6. Sederhana sekali ya. Kalau sudah mandi kan aman ya. Mau keluar bisa oke.

Tapi.. poin penting lainnya adalah..bagaimana membangun kembali jiwa saat merasakan bahwa ternyata rencana yg saya (yang sudah rapi disusun itu) tak dapat terlaksana?

Sederhana juga ternyata. Selain menerima ternyata solusinya adalah segera/lanjutkan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Keep doing! Usai mengerjakan hal itu (misal beberes kamar, bersih-bersih kipas, tilawah, atau yang lainnya) entah kenapa hati jadi bahagia.

Jadi, saat kita merasa ga enak, ngedown, duh.. kok jadi gini (misalnya) langsung coba kita arahkan apa ya yang bisa saya kerjakan. Lalu mulai kerjakan. Selanjutnya, yeah..saya senang saya jadi bisa menggunakan A,B,C,...Z.

27.3.18

Berdamai atas pemberian Allah. Lho lho lho. Apa ini mksudnya? Pernah nggak sih kita sedang beejalan menuju ke arah busway. Ternyata pas sampai di halte, bus yg kita tunggu lgsung ke rute yang kita tuju. Tanpa perlu transit halte. Seneng banget kan ya. Eits.. ternyata kita salah ambil jalur antrinya. Akhirnya demi mengejar bus kita lari ke jalur yang benar. Terus sampai di sana, tempat duduk penuh. Padahal tujuan kita jaug dan persis orang yang antrinya di depan kita dapat tempat duduk. Lalu..apa kah terus sedih?

Di lain waktu, kita berangkat udah kesiangan. Wah ini mah kalau dihitung dengan kalkulator manusia bakalan ga dapat tempat duduk ini. Nyatanya dapat lho.hehe

---
Nah..nah..nah..
Positive thinking.. tetap semanga. Bayangin senyum anak..cling...

22.3.18

Mengenal rasa

Ada mangga manis pun ada pula yang masam. Bagi pecinta rasa manis, tentu pengennya semua mangga itu manis. Namun, ada juga lho yang lebih suka mangga yang tak begitu manis (yang ada masamnya sedikit). Selain itu, ada pula yang suka mangga masam seperti mangga muda.

Setiap hari kita disuguhi berbagai​ warna. Warna baju yang berbeda-beda. Warna mobil yang beraneka warna. Pun dengan gedung, tas, rambu lalu lintas, tas, buku, dan yang lainnya.

Bagaimana warna hatimu hari ini? Semoga diliputi ketenangan, kesyukuran. Kalaulah tak sedang terang, semoga engkau bergegas menyinarinya. 

It's okay. Just relaxe. Allah Maha Menyayangimu. Istirahat sejenak lalu melangkahlah.


9.3.18

Allah..Ampuni..
Bagaimana bisa..Seseorang yang dikarunia-Nya begitu banyak nikmat tapi ia tak jua kunjung bersyukur?

Allah..Ampuni..
Bagaimana bisa.. Seseorang yang dianugerahi banyak kemudahan tapi masih saja ia mengeluh?

27.2.18

memandang

Saat engkau mendongak ke atas terlalu lama
dalam hal dunia
dan silau sinar mentari menimpa wajahmu
Melelahkanmu
Meletihkanmu

Lalu kenapa tak kau coba menengok ke bawah?
Bukankah di sana ada semut-semut berjuang
Memindahkan makanan ke dalam sarangnya?
Yang bisa jadi tempatnya sangat jauh
Tapi ia tak mengeluh



Persiapan menuju Ramadan 1443H-Menyapih

Ramadan 1443 H tinggal menghitung hari. Kira-kira akan dimulai pada 2 April nanti. Setiap orang tentu memiliki persiapan masing-masing. Ada ...